Menurut Arief, jadwal kampanye diserahkan kepada masing-masing tim sukses pasangan calon yang akan berkampanye, yakni tim sukses Prabowo - Hatta dan Jokowi - Jusuf Kalla.
"Masing-masing pasangan calon kami perkenankan mengatur jadwalnya sendiri. Jadi terserah kapan saja. Tidak kami tentukan jadwalnya," kata Arief di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Juni 2014.
Meski demilkian, kata Arief, KPU tetap memberikan regulasi atau batasan-batasan kampanye seperti apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Kata dia, aturan tersebut sudah diedarkan kepada dua pasangan calon presiden dan wakil presiden termasuk.
"Aturannya baru kita sepakati kemarin kemudian kami sudah edarkan. Termasuk ke daerah-daerah yang belum menerima," terangnya.
Arief menambahkan, kemudian apabila ada jadwal kampanye antara dua pasangan calon tersebut tempat dan waktunya bersamaan, diprioritaskan pada pasangan calon yang sudah mendapatkan izin dari otoritas pengelola tersebut.
Misalnya, kata Arief, dua pasangan calon presiden dan wakil presiden itu akan menggelar kampanye di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Tetapi hari dan tempatnya sama persis. Maka yang didahulukan adalah yang sudah mendapat izin dari pengelola GBK.
"Izin itu dari itu yang punya otoritas. Ketika kampanye kan harus punya ijin dari yang punya ootoritas pengelola gedug. Yang punya ijin itu yang didahulukan," ucap dia. (ren)
© VIVA.co.id Like
>>
ARTIKEL TERKAIT:
ket: *Orange = belum dibaca | *Biru = sudah dibaca
- Petunjuk cara pengisian Pendaftaran CPNS 2017
- Info dan cara pendaftaran cpns 2017
- Foto-foto Park Ji Sung & Friends dalam Asian Dream Cup Indonesia All Star
- orang tercantik di dunia
- Contoh Berita Penculikan Di Facebook
- Inilah Penyebab Saldo di rekening bca Hilang Rp50000
- Harga rokok LA Bold perbungkus Di pasaran
- Perbedaan Jenis Rokok Mild Kretek dan Cerutu
- Keunggulan Pertalite dari Premium
- Foto Belahan Miss V Ayu ting ting di acara live
- Aturan Kampanye Pilpres 2014 dari KPU
- PERSYARATAN PENDAFTARAN CPNS 2017